Produk Unggulan Jember, Cokelat Raddina dan Keripik Singkong Presto Jadi Destinasi Wisata Edukatif dan Ekonomi Kreatif
Kabupaten Jember kembali meneguhkan diri sebagai salah satu daerah dengan kekayaan produk unggulan berbasis potensi lokal. Dua produk yang kini menjadi sorotan adalah Cokelat Raddina dan Keripik Singkong Presto. Keduanya tidak hanya hadir sebagai oleh-oleh khas Jember, tetapi juga berkembang menjadi destinasi wisata edukatif yang mampu menarik wisatawan.
Produk unggulan ini dikembangkan oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Jember dengan dukungan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jember. Kehadiran Cokelat Raddina dan Keripik Singkong Presto menjadi wujud nyata semangat masyarakat dalam mengolah potensi daerah menjadi produk bernilai tambah tinggi.
Cokelat Raddina menghadirkan pengalaman berbeda bagi pengunjung. Tidak sekadar membeli produk, wisatawan juga mendapat edukasi seputar sejarah, proses pengolahan, hingga keterampilan membuat cokelat secara langsung. Mereka dapat belajar dari hulu ke hilir, mulai dari biji kakao hingga menjadi olahan cokelat yang lezat.
Sementara itu, Keripik Singkong Presto hadir sebagai camilan renyah dengan cita rasa khas yang telah menembus jaringan ritel modern, termasuk dipasarkan di gerai Indomaret wilayah Jember. Produksinya terpusat di Kecamatan Kaliwates dengan kapasitas mencapai 4 kuintal per hari untuk memenuhi permintaan pasar lokal maupun ritel modern.
Dalam beberapa tahun terakhir, kedua produk ini terus berkembang dan pada tahun 2025 semakin gencar dipromosikan oleh Pemerintah Kabupaten Jember sebagai bagian dari strategi pariwisata berbasis ekonomi kreatif. Melalui momentum penyelenggaraan berbagai event tingkat provinsi maupun nasional, keberadaan produk unggulan ini semakin dikenal luas.
Kehadiran Cokelat Raddina dan Keripik Singkong Presto memiliki arti penting karena mampu menggabungkan nilai ekonomi, edukasi, dan pariwisata. Bagi wisatawan, kunjungan ke Cokelat Raddina memberikan pengalaman baru sekaligus pengetahuan tentang olahan kakao yang menjadi komoditas unggulan Jember. Sementara itu, Keripik Singkong Presto menunjukkan kekuatan UMKM lokal dalam meningkatkan daya saing produk sehingga dapat masuk ke jaringan ritel modern dan memperluas pasar.
Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mendukung penuh pengembangan kedua produk ini. Para pengunjung diarahkan untuk menikmati tur edukasi di Cokelat Raddina, mulai dari melihat langsung proses pembuatan hingga mencicipi hasil olahan.
Kepala Bidang Pariwisata menyampaikan, “Dengan kehadiran mereka, wisatawan tidak hanya membawa pulang oleh-oleh, tetapi juga pengalaman dan cerita tentang Jember,” ujarnya.
Lebih lanjut, Disparbud menilai pengembangan wisata berbasis produk unggulan ini akan semakin mendorong pertumbuhan UMKM, menciptakan lapangan kerja baru, serta memperkuat posisi Jember sebagai pusat wisata berbasis budaya, alam, dan kreativitas masyarakat.
Dengan sinergi antara sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, Kabupaten Jember tidak hanya dikenal dengan keindahan alam dan event berskala besar, tetapi juga melalui produk-produk unggulan yang mampu menembus pasar lebih luas dan menghadirkan kebanggaan bagi daerah.