Festival Egrang XIII: Memuliakan Bambu Untuk Perdamaian
Festival Egrang XIII sukses digelar pada tanggal 26 Juli 2025 di Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember. Festival Egrang merupakan agenda tahunan yang telah memasuki penyelenggaraan ke-13 kalinya. Tahun ini, festival mengusung tema Memuliakan Bambu untuk Perdamaian sebagai simbol kesederhanaan, keberlanjutan, dan harmoni antarbudaya. Parade Egrang menampilkan 23 defile dari berbagai unsur masyarakat, termasuk sanggar tari, sekolah luar biasa, forum anak desa, serta siswa dari jenjang TK hingga SMP dari berbagai kecamatan.
Festival ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Ibu Veronica Tan, Wakil Menteri Koperasi dan UMKM Bapak Helvi Yuni, Bupati Jember Gus M. Fawait, serta Pembina Tanoker dan Ketua Yayasan Tanoker, Suporahardjo dan Farha Ciciek. Tak hanya itu, tamu-tamu mancanegara dari Turki, Aljazair, Uganda, Singapura, dan California juga memberikan warna internasional pada kegiatan ini.
Rangkaian Festival Egrang XIII dimulai sejak 25 Juli 2025 dengan berbagai kegiatan pra-event, seperti workshop wisata berkelanjutan yang bekerja sama dengan Resik.id, serta pengenalan permainan tradisional kepada Turis Turki dan Aljazair. Acara puncak parade dilaksanakan pada 26 Juli 2025.
Parade Egrang mengambil rute dari start Balai Desa Sumber Lesung hingga finish di Lapangan Kecamatan Ledokombo. Lokasi ini dipilih untuk menonjolkan potensi budaya dan pariwisata desa yang inklusif.
Festival ini bertujuan untuk melestarikan permainan tradisional, memperkuat jalinan sosial, serta memperkenalkan nilai-nilai budaya lokal ke panggung internasional. Bambu sebagai simbol perdamaian dijadikan inspirasi dalam seluruh rangkaian kegiatan festival.
Selain parade egrang dan defile budaya, festival ini juga menyuguhkan bazar kuliner lokal, pameran karya seni dan kerajinan, pemeriksaan kesehatan gratis, serta lomba video reels bertema budaya. Puncak parade ditutup dengan penerbangan layang-layang egrang sebagai simbol pengharapan dan cita-cita generasi muda.
Wakil Menteri PPPA, Wamen UMKM, serta Bupati Jember menyampaikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan Festival Egrang XIII. Mereka berharap kegiatan budaya ini dapat terus dikembangkan dengan skala yang lebih besar dan menjangkau lebih banyak partisipasi masyarakat di tahun-tahun mendatang.